Sumber : skysports.com
Dunia
sepakbola sudah dan akan kehilangan pemain legendanya yaitu Xabi
Alonso, Frank Lampard, Francesco Totti, dan Philipp Lahm di tahun 2017
ini seperti dilansir oleh laman
foxsports.com (09/03/2017).
Salah satu yang belum disebutkan namun menarik untuk disimak adalah
kepergian sang maestro, Andrea Pirlo. Bisa dibilang, Pirlo merupakan
sosok pesepakbola dengan gaya permainan yang unik yang mungkin sudah
tidak ada lagi di era sepakbola modern seperti sekarang.
Dilansir oleh laman
goal.com
(08/10/17), pria yang memulai karirnya di klub Brescia pada usia 16
tahun ini akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu di usia 38 tahun,
tepatnya di bulan Desember nanti. Sebagian dari anda tentu sudah tidak
asing dengan gaya permainanya yang mengalir,
passing, dan
tendangan bebas yang cantik namun akurat. Pirlo mungkin tidak dapat
berlari cepat, melakukan sundulan, atau tekel keras namun ia memiliki
segala hal teknis yang dibutuhkan untuk menjadi
playmaker
sejati. Sesuatu yang sangat langka untuk ditemukan ditengah era
sepakbola modern yang lebih banyak mengandalkan fisik dan kecepatan.
Sumber : goal.com
Selama
berkarir Pirlo telah memenangkan berbagai trofi bergengsi seperti Liga
Champions Eropa , Serie A, dan Piala Dunia. Bersama dengan Gattuso,
Clarence Seedorf, dan Kaka, Pirlo pernah menjadi deretan gelandang
terbaik yang bermain untuk klub AC Milan dengan mencatatkan bermain di
final Liga Champions sebanyak 3 kali dalam 5 musim. Selamat jalan
Andrea!
Sumber
ADS HERE !!!